Skip to content

ADAPTASI Macaca Fascicularis RAFFLES DI GROJOGAN SEWU SELAMA COVID-19

Julia Aura Zakia, Ulayya Jacinda Nugroho, Sri Utami

Abstrak

Telah dilakukan penelitian mengenai perilaku Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis Raffles) di obyek wisata Grojogan Sewu, Beji, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis kondisi Monyet Ekor Panjang (MEP) di kawasan taman wisata Grojogan Sewu selama masa pandemi. Sehingga nantinya kita dapat mengetahui dampak pandemi terhadap perilaku Monyet Ekor Panjang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021. Pengamatan dilakukan dengan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi MEP di Grojogan Sewu saat pandemi, tetap sehat meskipun terpantau terjadi perubahan fisiknya yang lebih kurus dari keadaan normal. Perilaku MEP juga turut berubah menjadi lebih aktif dan emosional atau agresif dari kondisi biasanya. Dalam suatu kelompok MEP akan memisahkan diri menjadi beberapa kelompok kecil untuk mengurangi jumlah perebutan makanan. Meskipun tidak ada pengunjung yang datang, tidak pernah ada satupun monyet yang mati karena kelaparan, namun yang sering mengakibatkan kematian itu karena perebutan wilayah dan betina. Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Grojogan Sewu didukung oleh para relawan dan masyarakat mengadakan program bagi masyarakat yang memanfaatkan air di kawasan Taman Wisata Grojogan Sewu untuk memberi pakan secara sukarela bagi MEP. Dan dari pihak lembaga PT DUTA turut menyuplai pakan sejumlah 10 kg per hari yang berupa umbi-umbian, sayur dan juga buah. Penelitian ini perlu dilakukan untuk dapat membantu menjaga kelestarian MEP yang ada di kawasan grojogan sewu.

Kata kunci : Grojogan sewu, Monyet Ekor Panjang, Pandemi

Teks Lengkap: