Skip to content

ANALISIS FENETIK MELALUI METODE CLUSTER ANALYSIS UNTUK PENDUGAAN KEMIRIPAN MORFOLOGIS TAKSA ECTOGNATHA

Aslama Nuraulia, Muhamad David Hambali

Abstrak

Taksa Ectognatha merupakan taksa dengan persebaran yang luas di Indonesia. Taksa ini terbagi menjadi beberapa ordo yang di ataranya lazim ditemui. Karakter morfologis dari setiap taksa dapat digunakan untuk mengelompokkan taksa Ectognatha ke dalam kelompok tertentu. Metode pengelompokkan yang lazim digunakan adalah klasifikasi fenetik dengan metode cluster analysis. Karakter morfologis yang digunakan analisis klaster adalah tipe mulut, tipe sayap, tipe alat gerak dan tipe antena. Keempat karakter tersebut kemudian dibagi menjadi 8 OTU (Operational Taxonomical Unit) berdasarkan pembagian dari setiap karakter tersebut. Metode cluster analysis dapat diproses menggunakan software statistik MVSP atau RStudio. Output dari metode ini adalah fenogram dengan nilai koefisien kesamaan yang menunjukkan kesamaan satu taksa dengan taksa lainnya. Berdasarkan fenogram, Libellulidae dengan Cicadidae memiliki nilai koefisien kesamaan terbesar yaitu 0,6. Kemiripan dua taksa ini terdapat pada tipe kaki yaitu ambulatorial, tipe sayap yaitu membranous, dan tipe antenna yaitu setaceous. Efisiensi penggunaan koefisien Jaccard lebih besar dibandingkan dengan efisiensi penggunaan koefisien sorensen karena nilai double positive tidak perlu dikali dua. Software MVSP dinilai lebih mudah digunakan dibandingkan Rstudio karena bahasa pemrograman yang digunakan lebih sederhana.

Kata kunci

Analisis kluster, Ectognatha, klasifikasi fenetik, koefisien Jaccard, koefisien Sorensen

Teks lengkap: