Skip to content

Mengenal Kanguru Pohon Mantel Emas Yang Terancam Punah

(Flannery, 1993)

Kanguru merupakan salah satu hewan yang khas akan negara Australia. Namun, Indonesia juga memiliki spesies kanguru yang endemik hanya ditemukan di hutan pegunungan pulau Irian. Kanguru pohon mantel emas yang memiliki nama latin yakni Dendrolagus pulcherrimus.

Dendrolagus pulcherrimus merupakan hewan marsupial yaitu memiliki kantung perut. Hewan ini termasuk ke dalam hewan herbivora yang memakan buah dan biji-bijian (Kissling et al., 2014). Memiliki bulu pendek berwarna coklat muda dengan perut pucat, dan leher, pipi, dan kaki berwarna kuning keemasan. Garis emas ganda mengalir di punggungnya. Ekornya panjang dan memiliki motif lingkarang menyerupai cincin pucat. Hewan tersebut beradaptasi dengan kehidupan di pepohonan, dengan kaki yang lebih pendek dan kaki depan yang lebih kuat untuk memanjat, membuat mereka terlihat seperti persilangan antara kanguru dan lemur (Flannery, 1993).

Kanguru pohon mantel emas ditemukan pada dua lokasi yakni pada Pegunungan Torricelli di barat laut Papua Nugini; dan Pegunungan Foja di timur laut Provinsi Papua, di Nugini Barat Indonesia. Menurut IUCN, spesies ini digolongkan dalam status critically endangered. Pada pegunungan Torricelli diperkirakan populasinya mencapai 500 di tahun 2015. Penyebab penurunan populasi satwa tersebut yakni perburuan makanan, dan juga hilangnya habitat melalui konversi hutan menjadi lahan budidaya. Dataran rendah distribusi hewan ini mengalami deforestasi dan ekspansi kelapa sawit. Program konservasi mulai dilaksanakan pada tahun 2006 di  pegunungan Torricelli yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi dengan menekan angka perburuan liar (Leary et al., 2016).

Selain Dendrolagus pulcherrimus di daerah Papua ditemukan juga beberapa jenis lain, seperti kanguru pohon hias (Dendrolagus goodfellowi), kanguru pohon mbaiso (Dendrolagus mbaiso), kanguru pohon nemena (Dendrolagus ursinus), kanguru pohon kelabu (Dendrolagus inistus), dan kanguru pohon doria (Dendrolagus dorianus). Semua jenis kanguru pohon ini memiliki kekhasan masing-masing (Septian, 2017).

Sumber :

Flannery, T.P., 1993. Taxonomy of Dendrolagus goodfellowi (Macropodidae: Marsupialia) with description of a, new subspecies. Records of the Australian Museum 45(1): 33–42.

Kissling, Wilm Daniel, Lars Dalby, Camilla Fløjgaard, Jonathan Lenoir, Brody Sandel, Christopher Sandom, Kristian Trøjelsgaard, Jens‐Christian Svenning. 2014. Establishing macroecological trait datasets: digitalization, extrapolation, and validation of diet preferences in terrestrial mammals worldwide. Ecology and Evolution 2014; 4( 14): 2913– 2930. https://doi.org/10.1002/ece3.1136

Leary, T., Wright, D., Hamilton, S., Helgen, K., Singadan, R., Aplin, K., Dickman, C., Salas, L., Flannery, T., Martin, R. & Seri, L. 2016. Dendrolagus pulcherrimus. The IUCN Red List of Threatened Species. Diakses pada 13 September 2021 pukul 22.13 WIB. {Online}: https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T136696A21957219.en. Septian, R. 2017. Bukan Australia, Kanguru Pohon Mantel Emas Ini Memang Khas Papua. Diakses pada 13 September 2021 pukul 22.13 WIB. {Online}: https://www.mongabay.co.id/2017/06/10/bukan-australia-kanguru-pohon-mantel-emas-ini-memang-khas-papua/