Skip to content

OPTIMALISASI FERMENTASI ANAEROB SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK CAIR DAN LIMBAH PADAT SISA FERMENTASI SEBAGAI PAKAN MAGGOT (Hermetia illucens) DI TPS3R DESA SUKADANA, SUMEDANG

Riska Kurniawati, Sarah Khoerun Nisa, Nanda Adzka Fikriyah, Dedat Prismantoro, Andika Trihardi, Muhammad Fahmi Alfachri, Muhammad Ridzqi, Muhammad Daffa Nasrullah, Muhammad Terry Agustian, Ahmad Dean, Probowati Isworo Giansiswi, Almira Natha Dewanti, Adika Yuliana

Abstrak

Desa Sukadana merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang mengalami permasalahan dalam pengolahan sampah terutama sampah organik. Tempat Pengolahan Sampah (TPS3R) di Desa Sukadana masih menggunakan teknik fermentasi sederhana dengan meletakkan sampah organik di lantai bangunan tanpa wadah dan hanya ditutupi oleh plastik yang dinilai belum optimal dari segi efektivitas. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membangun alat fermentor serta mengedukasi masyarakat Desa Sukadana dalam pengoperasiannya sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam pengolahan limbah yang akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Desa Sukadana. Kegiatan ini dilakukan sejak 12 Juli – 24 Oktober 2021 dengan melakukan pengamatan, monitoring, dan evaluasi secara langsung di TPS3R Desa Sukadana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah fermentasi anaerob sampah organik menggunakan alat fermentor dengan bantuan larutan dari air, gula pasir, dan cairan EM4 yang mengandung mikroorganisme fermentasi sebagai starter. Didapatkan bahwa 100% petugas TPS3R mengetahui dan mengaplikasikan metode fermentasi anaerob menggunakan fermentor serta berhasil menghasilkan pupuk cair sebanyak 16 Liter dan limbah padat sisa fermentasi. Pupuk cair yang dihasilkan dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman dan membuka peluang ekonomi masyarakat desa dalam pemasaran produk pupuk cair. Selain itu, limbah padat sisa fermentasi digunakan sebagai pupuk kompos dan pakan maggot atau larva lalat tentara hitam (Hermetia illucens) di mana larva ini dapat digunakan sebagai pakan ternak dan ikan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil fermentasi anaerob sampah organik dengan fermentor ini dapat bermanfaat dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kata kunci: sampah organik, fermentasi anaerob, pupuk cair, limbah padat, maggot

Teks Lengkap: