Skip to content

UJI KEBERADAAN BAKTERI PATOGEN PADA AIR SUMUR DI DESA WONOHARJO, KABUPATEN PANGANDARAN

Zulfia Kamila Mutia & Mia Miranti

Abstrak

Uji keberadaan bakteri patogen pada air konsumsi dan air sumur di Dusun Kadungrejo, Desa Wonoharjo, Kabupaten Pangandaran telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas air sumur dan air konsumsi yang digunakan masyarakat desa Wonoharjo. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan penentuan survey lokasi sumber air konsumsi dan air sumur dari dua rumah warga, pengambilan sampel air dan pengujian sampel air dengan mengkultivasi sampel air pada media spesifik EMB, SS, TCBS, Pseudomonas, dan NA agar. Parameter penelitian adalah jumlah koloni bakteri yang tumbuh dalam media spesifik, menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dan identifikasi bakteri dengan menggunakan pewarnaan Gram. Hasil penelitian menunjukkan pada sampel air konsumsi terdapat bakteri sebanyak 24,75×104 /ml air yang tumbuh pada medium EMB. Jumlah koloni bakteri dari sampel air konsumsi yang ditanamkan dalam medium SS, TCBS, Pseudomonas, dan NA, berjumlah lebih dari 300 koloni percawan petri, sehingga tidak dapat dihitung. Pada sampel Air sumur terdapat bakteri sebanyak 174,3×102 pada medium TCBS, pada medium Pseudomonas terdapat bakteri sebanyak 252,3×102 dan pada medium SS, EMB, dan NA terdapat jumlah koloni bakteri yang lebih dari 300 koloni per cawan petri. Berdasarkan hasil ini dapat diketahui bahwa air sumur warga DesaWonoharjo, Kabupaten Pangandaran tercemar oleh bakteri patogen. Data hasil penelitian ini dapat menjadi acuan untuk pendidikan mengenai kesadaran akan higienisitas dalam pengolahan air yang akan digunakan air konsumsi

Kata kunci:

Air konsumsi, Air Sumur, Bateri Patogen, EMB agar, Metode Total Plate Count, Nutrient Agar, Pseudomonas agar, SS agar, TCBS agar

Teks lengkap: