
Penulis: Fathya Amyra Awaro (2025)
Disunting oleh: Meiva Mayyasah Huda (2025)
Bioteknologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang dapat digunakan oleh manusia. Secara umum, bioteknologi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bioteknologi konvensional yang memanfaatkan mikroorganisme secara langsung dan utuh melalui prinsip fermentasi dengan alat sederhana, dan bioteknologi modern yang bekerja pada tingkat molekuler menggunakan rekayasa genetika.
Manfaat bioteknologi:
1. Bidang pangan
Dalam bidang pangan, bioteknologi berperan untuk membantu memperbaiki kualitas pangan. Rekayasa genetika pada tanaman pangan juga memberikan manfaat berupa perbaikan masa simpan dan kualitas organoleptik sayuran serta buah, peningkatan kandungan gizi, peningkatan kualitas gizi dan manfaat kesehatan dalam makanan, peningkatan protein dan karbohidrat makanan, peningkatan kualitas lemak, peningkatan kualitas dan kuantitas daging, susu, dan ternak.
2. Bidang kesehatan
Bioteknologi memberikan kontribusi besar dalam diagnosis dan pengobatan, baik untuk penyakit genetis maupun non-genetis. Melalui pendekatan ini pula berbagai produk obat, vaksin, dan hormon berhasil ditemukan, termasuk penisilin dan hormon insulin, sementara penyakit menurun atau kelainan genetik tertentu dapat ditangani dengan menyisipkan gen yang kurang pada penderita melalui terapi gen.
3. Lingkungan
Bioteknologi dapat meningkatkan kualitas lingkungan yang telah tercemar seperti remediasi, mengurangi sampah plastik dengan memproduksi bioplastik serta memproduksi pupuk hayati yang ramah lingkungan.
Dari penjelasan di atas, bisa dilihat kalau bioteknologi punya peran yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pangan, kesehatan, sampai lingkungan. Ke depannya, perkembangan bioteknologi diprediksi akan semakin pesat, apalagi dengan dukungan teknologi rekayasa genetika yang makin canggih. Meski begitu, penerapannya tetap harus memperhatikan aspek keamanan dan etika, supaya manfaat yang didapat bukan malah menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Referensi
Kompas.com. (2022, Maret 6). Manfaat bioteknologi di bidang pertanian, kesehatan, dan lingkungan. https://www.kompas.com/sains/read/2022/03/06/120200523/manfaat-bioteknologi-di-bidang-pertanian-kesehatan-dan-lingkungan
Pramashinta, A., Riska, L., & Hadiyanto. (2014). Bioteknologi pangan: Sejarah, manfaat dan potensi risiko. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 3(1), 1–5.
Wasilah, U., Rohimah, S., & Su’udi, M. (2019). Perkembangan bioteknologi di Indonesia. Rekayasa, 12(2), 85–90.