
Penulis: Ali Fatih (2024)
Disunting oleh: Farra Aurelia R. (2023)
Di antara berbagai makhluk laut yang sering luput dari perhatian, mantis shrimp adalah salah satu kejutan terbesar ketika kita mengenalnya lebih dekat. Tubuhnya relatif kecil, warnanya mencolok, dan gerakannya terlihat sederhana. Namun, para peneliti sudah lama mengetahui bahwa hewan ini menyimpan kemampuan biologis yang tidak biasa. Dalam wawancara yang dipublikasikan oleh Journal of Experimental Biology tahun 2024, Tom Cronin dan Sheila Patek menggambarkan mantis shrimp sebagai hewan yang memiliki ciri khas perilaku yang aktif, kemampuan sensorik yang luar biasa dan kekuatan fisik yang sulit dipercaya jika dilihat dari ukuran tubuhnya.
Bagian paling mencolok dari mantis shrimp terletak pada matanya. Mata mereka tersusun dari ribuan unit kecil sehingga setiap bagian berfungsi seperti kamera tersendiri. Pada bagian tengah mata terdapat struktur tambahan yang membuat satu mata dapat melihat objek dari tiga sudut berbeda secara bersamaan. Ketika kedua mata bekerja bersama, mantis shrimp memperoleh enam sudut pandang sekaligus dalam satu tatapan. Kemampuan ini memberi mereka ketepatan yang sangat tinggi dalam menentukan jarak. Selain itu, mereka dapat melihat sinar ultraviolet dan mendeteksi pola cahaya terpolarisasi. Informasi visual ini digunakan
sebagai penunjuk arah saat mereka bergerak di perairan dangkal dan juga berfungsi sebagai alat komunikasi. Pola cahaya yang muncul di tubuh mereka tidak terlihat berbeda bagi manusia tetapi merupakan sinyal yang sangat jelas bagi sesama mantis shrimp.
Selain memiliki sistem penglihatan yang unik, mantis shrimp juga dikenal karena senjata alaminya. Dua tipe utama sering dijelaskan oleh para ahli yaitu tipe smasher dan tipe spearer. Tipe smasher memiliki alat pemukul kecil yang sangat keras dan digunakan untuk menghancurkan cangkang moluska atau membuat liang tempat tinggal pada batu karang. Tipe spearer memiliki duri panjang dan tajam yang digunakan untuk menombak mangsa yang bergerak cepat. Masing masing bentuk senjata tersebut merupakan hasil adaptasi spesifik terhadap lingkungan dan jenis mangsa yang biasa ditemui sehingga menunjukkan betapa nberagamnya strategi berburu dalam satu kelompok hewan ini.
Kemampuan yang membuat mantis shrimp benar benar terkenal adalah pukulannya. Sheila Patek menjelaskan bahwa beberapa spesies mampu menghasilkan percepatan pemukulan yang setara dengan kecepatan peluru yang ditembakkan dari senjata api. Walaupun energi yang digunakan tidak besar, mekanisme pelepasan energinya berlangsung sangat cepat. Mantis shrimp menyimpan tenaga melalui struktur pegas biologis yang ditarik perlahan kemudian dilepaskan dengan tiba tiba melalui mekanisme kait. Saat palu mereka bergerak, air di sekitarnya mengalami kavitasi. Gelembung kecil yang muncul akan pecah dalam waktu yang sangat singkat dan menghasilkan gelombang kejut tambahan. Bahkan jika pukulan mereka meleset, gelombang kejut tersebut tetap dapat melumpuhkan mangsa.
Melihat seluruh kemampuannya, tidak mengherankan jika para ilmuwan terus meneliti hewan ini. Mantis shrimp memberikan gambaran tentang bagaimana evolusi dapat menghasilkan sistem biologis yang sangat canggih. Cara mereka melihat lingkungan, memproses cahaya dan memusatkan energi untuk menghasilkan serangan cepat menjadi contoh nyata bagaimana alam merancang solusi yang efektif dan efisien. Kehadiran mereka mengingatkan kita bahwa laut masih menyimpan banyak misteri yang layak dieksplorasi lebih jauh.
Referensi
Cronin, T., & Patek, S. (2024). Extraordinary creatures: Mantis shrimp. Journal of Experimental
Biology, 227. doi:10.1242/jeb.249908