Lompat ke konten

Ophiocordyceps unilateralis, Si Zombie yang Menguntungkan

Penulis: Anis Syarifa

Tahukah kamu, dari perkiraan 2.2 juta sampai 3.8 juta spesies jamur di dunia banyak jamur yang memiliki keunikannya sendiri, seperti pada jamur Ophiocordyceps unilateralis. Ophiocordyceps unilateralis atau yang paling sering kita dengar jamur semut zombie adalah jamur patogen serangga (entomopatogen) yang dikenal dengan kemampuannya menginfeksi serangga, jamur ini berasal dari famili Ophiocordycipitaceae. Jamur ini pertama kali ditemukan oleh seorang naturalis berkebangsaan Inggris yaitu Alfred Russel Wallace pada tahun 1859. Saat ini Ophiocordyceps unilateralis banyak ditemukan di hutan hujan basah di daerah tropis. (Putra, 2021; Nature Microblogy, 2017; Mongkolsamrit et al., 2012). 

Ophiocordyceps unilateralis merupakan entomopatogen yang bergaya hidup nekrotrof. Patogen nekrotrof menghasilkan racun dan hidup dengan mengontrol inang untuk bertahan hidup, mendapatkan nutrisi, dan membiarkan inang untuk tetap hidup dalam beberapa waktu (biotrof). Setelah membiarkan inangnya hidup, Ophiocordyceps unilateralis akan membunuh inangnya kemudian mengambil nutrisi dari inangnya yang sudah mati (saprofit).

Secara umum kelompok Ophiocordyceps menginfeksi inangnya melalui beberapa tahapan yang diawali dengan menempelnya spora pada permukaan tubuh inang, spora yang menempel akan berkembang dengan berkecambah dan membentuk hifa. Hifa kemudian bermodifikasi menjadi struktur apresorium. Struktur apresorium kemudian akan menekan kutikula inangnya secara fisik dan mekanik yang dibantu oleh enzim dan enterotoksin Setelah hasil sekresi hifa melewati sistem pertahanan inang dan masuk diantara rongga tubuh inang avertebrata (semut) hifa kemudian akan berproliferasi dan mulai menginfeksi inang. Inang yang telah terinfeksi akan menjauh dari koloninya seperti pada kasus zombie semut. Inang yang telah dikuasai oleh Ophiocordyceps akan memanjat batang, mencari posisi yang lebih tinggi, kemudian menggigit atau mencengkram bagian atas daun (De Bekker et al, 2017; Putra, 2021).

Para peneliti memberikan istilah zombie pada avertebrata seperti semut yang telah terinfeksi oleh Ophiocordyceps unilateralis, karena perubahan perilaku dan pergerakan inang tidak dikehendaki oleh inang itu sendiri. Istilah zombie juga mengisyaratkan adanya ekspresi genom fungi Ophiocordyceps unilateralis yang berada pada tubuh inangnya. Ada beberapa alasan mengapa semut paling sering terinfeksi oleh jamur Ophiocordyceps, alasan pertama karena jumlah semut lebih banyak dari pada jumlah serangga lainnya. Alasan kedua, semut merupakan salah satu makhluk sosial yang sering berinteraksi dengan koloninya maupun koloni-koloni lain, ketiga semut adalah serangga yang sangat rentan terhadap serangan patogen sehingga mudah terinfeksi (Sung et al, 2007; Chicco, 2011; De Bekker et al, 2017).

Ada hal yang sangat menarik dari jamur Ophiocordyceps unilateralis ini. Menurut Andersen et al. (2009), saat setelah menginfeksi inangnya Ophiocordyceps tidak akan langsung membunuh inangnya melainkan ia akan menggunakan inangnya untuk melarikan diri dari koloni untuk mendapatkan tempat yang sesuai dengan kehendaknya, di sisi lain jika Ophiocordyceps langsung membunuh inang di sarangnya, maka semut semut akan curiga dan langsung mengeluarkannya ke sembarang tempat yang bisa jadi tempat itu tidak sesuai dengan keinginannya, sangat luar biasa bukan ciptaan Tuhan!

Tak hanya itu, ternyata dalam sisi medis jamur ini memiliki banyak manfaat, seperti dapat digunakan untuk menjaga kekuatan dan kebugaran tubuh, mengobati penyakit paru-paru, ginjal, antitumor, antioksidan, dan anti aging. Selain dijuluki jamur zombie, jamur ini juga dikenal sebagai medicinal di seluruh dunia (Yao and Wang, 2011)

Itulah salah satu jamur unik dari sekian banyaknya jamur yang tersebar di seluruh dunia yang diantaranya masih banyak yang belum diketahui manfaatnya, bahkan belum teridentifikasi. Kita sebagai biologist diharapkan terus menggali dan mengembangkan potensi-potensi keanekaragaman hayati, khususnya di bidang jamur yang masih banyak mengandung misteri yang belum terpecahkan.