Lompat ke konten

Sakura Project

Fransiska Klarisa adalah mahasiswa Biologi angkatan 2021 yang terpilih menjadi salah satu perwakilan untuk mengikuti program Sakura Science Project pada tahun 2022 lalu. Sakura Science Project merupakan program pertukaran pelajar Departemen Biologi Universitas Padjadjaran dengan School of Science and Technology Kwansei Gakuin University. Program ini berlangsung setiap tahun, dimana selama satu minggu mahasiswa biologi akan melakukan kegiatan perkuliahan, sampling lapangan, praktikum di laboratorium, group discussion, presentasi, dan art performance di School of Science and Technology Kwansei Gakuin University. Fransiska menceritakan perjalanannya mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu perwakilan dari program Sakura Project. Awalnya ia mempersiapkan berkas-berkas pendaftaran yang salah satunya adalah nilai TOEFL bahasa Inggris. Setelah masa pengumpulan berkas, beberapa hari kemudian Fransiska mengikuti sesi wawancara. Pada awalnya ia tidak terlalu berharap tentang Sakura Project. Namun saat pengumuman tiba ternyata ia terpilih menjadi salah satu perwakilan untuk berangkat ke Jepang.

Selama di Jepang, Fransiska mengikuti banyak kegiatan, seperti perkuliahan dari mulai hari Senin sampai Jumat, praktikum Applied Chemistry on Environment dengan mengambil sampel dari pemandian air panas yang ada di Jepang, kemudian sampel tersebut diteliti kandungan mineralnya menggunakan alat yang benar-benar canggih yang belum ada di Indonesia. Selama di Jepang, Fransiska juga berkeliling untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Jepang seperti pergi ke Hutan Bambu Arashiyama dan berburu kuliner yang ada di Kota Kyoto. Menurutnya pengalaman yang tidak bisa dilupakan saat mengikuti program Sakura Science Project ialah lingkungan yang serba cepat dan tepat waktu, berbeda dengan di Indonesia.

Hal lain yang membuat Fransiska takjub adalah orang Jepang memiliki upaya dan kepedulian yang begitu besar untuk hal-hal sekecil apapun seperti makanan, tempat tinggal, dan lingkungan, bahkan sampah. Orang-orang di sana juga sangat tertib dalam menyebrang maupun mengantri.

Memiliki kesempatan untuk bisa menempuh ilmu di negeri orang merupakan pengalaman yang sangat berharga dan menyenangkan. Dari kesempatan itulah kita bisa mendapat banyak pengalaman dan ilmu baru yang belum pernah didapatkan sebelumnya. Fransiska berpesan bahwa selagi kita memiliki kemampuan terutama dalam berbahasa Inggris dan dapat memberikan waktu luang yang kita punya, tidak ada salahnya untuk mencoba halhal baru seperti mengikuti Sakura Science Project ini. Banyak pelajaran dan pengalaman menarik yang bisa didapat, terutama dalam segi lingkungan dan materi perkuliahan yang berbeda dari Indonesia. Pertukaran pelajar ini juga bisa dijadikan pandangan baru terhadap dunia pendidikan di luar Indonesia