
Penulis : Elizabeth Marbun
Ada kalanya, kita pergi berjalan-jalan dan melihat tanaman sekitar untuk meredakan stres. Tentu, tanamantanaman tersebut mampu memanjakan mata. Apalagi, bagian tercantiknya, bunga.
Salah satu bunga yang dimaksud adalah bunga Tulip Hibrida Darwin. Tulip Hibrida Darwin memiliki morfologi bunga yang umumnya sering kita lihat dibanyak situs internet.
Dulunya bunga Tulip Hibrida Darwin dikembangkan di Kesultanan Ottoman sekitar abad ke-16. De Busbecq, yang merupakan Duta Besar Austria untuk Turki, mengirimkan umbi tulip ke Eropa pada abad ke-16. Ahli hortikultura Eropa sangat antusias menanam tulip, dan akibatnya, tulip menjadi populer di seluruh Eropa (Van Scheepen, 1996).
Tulip Hibrida Darwin merupakan tanaman hari panjang yang membutuhkan cahaya yang lebih panjang agar dapat berbunga lebih cepat. Bunganya berbentuk telur, mekar tanggal, lebar hingga 8 cm, tersdia dalam berbagai warna, termasuk varietas oranye, merah, kuning dan merah muda serta varietas dengan bitnik dan garis berwarna berbeda-beda tiap kelopaknya. Tulip ini umunya mekar hingga 5 tahun dan tumbuh setinggi 50-70 cm.
Variasi warna bunga tidak terlalu banyak, antara lain: ‘Pink Impression ‘ (merah jambu), ‘Apeldoorn ‘ dan ‘Oxford’ (merah). Selain itu, ada juga warnawarna lain yang dimiliki keturunan ‘Apeldoorn ‘ dan ‘Oxford, ‘ seperti ‘Golden Oxford’ (kuning tua), ‘Blushing Apeldoorn ‘ (oranye kekuningan), dan ‘Oxford Elite’ (oranye dengan pinggir kekuningan).
Tulip Hibrida Darwin terkadang disebut “tulip abadi” , karena setelah mekar di tahun pertama, biasanya mereka akan memberi mekar satu atau dua tahun lagi bunga berukuran bagus.
Budidaya dari bunga tulip spesies memiliki kemiripan dengan budidaya bunga mawar dimana batangnya akan dipotong dan ditanam kembali ke tanah. Umumnya budidaya tulip pada musim semi di lahan terbuka membutuhkan cahaya matahari selama 16 jam, namun budidaya tulip dalam greenhouse hanya membutuhkan cahaya matahari selama 8 jam.
Bunga hibrida Darwin ini menjadi salah satu varietas bunga tulip dengan jumlah terbanyak diantara varietas bunga lain.
